Judul : Tentang Cinta dan Harapan
kepada semililr angin yang berhembus
yang kurasakan, dan dia rasakan
karena kami masih ada di atas bumi yang sama
menatap langit yang sama
mungkinkah dia mengerti?
tentang hal mendalam dari hatiku
mimpi-mimpi yang ku rangkai rapi
mimpi-mimpi tentang cinta
mungkinkah dia tahu?
arti hadirnya dihidupku
tentang namanya
yang diam-diam ku sebut dalam doa
tentang mengagumi
yang dimulai sejak hari itu
dan bertahan sampai hari ini
tak ubah, tak berbeda
tentang banyak harapan
yang hadir dalam lamunan
tentang jutaan mimpi
yang kunanti jadi kenyataan
bukan sekedar jatuh cinta
tapi membangun cinta
bersama
Berbagi tulisan berupa puisi, cerpen, cerbung, dan curhat colongan ^__^ sintanys : Ig/Line
Minggu, 24 Mei 2015
Jumat, 08 Mei 2015
menjadi diriku apa adanya
aku
adalah aku
tak mau menjadi kamu
tak ingin menjadi dia
tak akan jadi mereka
jika aku tak menginginkannya
jika ku bahagia
aku tebarkan senyum bahkan tertawa
biar orang tahu semua
jika ku sedih
mungkin keran air dipelupuk mata akan terbuka
hingga kristal-kristalnya berjatuhan membasahi pipi
biar saja keluar
biar saja orang lihat
dari pada aku harus menahan perih dibalik senyuman
itu lebih menyakitkan
saat aku membohongi diriku
dan menipu orang yang melihatku
karena menjadi orang lain itu tidak mudah
karena aku ingin menjadi diriku
seperti apa adanya tanpa rekayasa
biar saja orang berkata apa
aku ingin menjadi aku seutuhnya
tanpa cela
adalah aku
tak mau menjadi kamu
tak ingin menjadi dia
tak akan jadi mereka
jika aku tak menginginkannya
jika ku bahagia
aku tebarkan senyum bahkan tertawa
biar orang tahu semua
jika ku sedih
mungkin keran air dipelupuk mata akan terbuka
hingga kristal-kristalnya berjatuhan membasahi pipi
biar saja keluar
biar saja orang lihat
dari pada aku harus menahan perih dibalik senyuman
itu lebih menyakitkan
saat aku membohongi diriku
dan menipu orang yang melihatku
karena menjadi orang lain itu tidak mudah
karena aku ingin menjadi diriku
seperti apa adanya tanpa rekayasa
biar saja orang berkata apa
aku ingin menjadi aku seutuhnya
tanpa cela
Langganan:
Komentar (Atom)