Selasa, 01 November 2016

Bagaimana Dengan Mimpi Besar?

Dalam satu hari saya mendapatkan banyak pencerahan di beberapa hal yang telah mengambil hati saya di dalamnya. Sekali lagi berasa Allah baik banget deeh, nyesel kenapa baru sadar sekarang waktu dipikir lebih dalam. Tentunya sudah sering Dia mengatur hidup saya dengan begitu banyak hal ajaib dan keindahan. Seperti hari ini, segala hal yang saya suka di hadirkan dalam satu rentetan acara, dari jurnalistik yang  menjadi hobi, Pandji Pragiwaksono yang menginspirasi hidup saya, Rizky Febian yang tentunya idola saya sebagai rizfelous, dan bahkan dilengkapi dengan talk show kiat menulis di blog dari Iskandar Zulkarnain.

 Dan pada akhirnya saya sudah melewati acara yang saya nantikan sejak  10 harian yang lalu. Acara yang membuat saya antusias sejak pertama kali membaca broadcastnya di grup Alumni SMAMA. Acara yang memberi saya pencerahan mengenai GNNT (Gerakan Nasional Non Tunai). Acara yang sampai saat ini saya sudah berada dirumah, bahkan menulis untuk membagikan betapa bahagianya saya,  masih terasa seperti mimpi. Mimpi besar yang terwujud dengan indah ☺

 Hadirnya acara ini seperti jawaban dari doa saya selama ini. Kadang jadi berasa terharu, untuk saya yang ibadahnya masih di bawah standar  ini Allah begitu baik mengabulkan doa-doa saya😢. Sebelum tahu acara ini kebetulan saya lagi stalking instagramnya bang Pandji, dan disana liat postingan beliau tentang keseruan Juru Bicara World Tour* karya yang beliau buat*. Dalam hati pengen banget menjadi bagian yang ikut menyaksikan pertunjukan stand up comedy beliau yang membahas beberapa hal yang kata beliau bisa bikin kepala meledak * dari beberapa vlog  yg menginterview beliau katanya ada membahas legalisasi ganja sama legalisasi prostitusi* .

 Tapi sedihnya, ternyata Banjarmasin tidak menjadi bagian dari kota-kota diselenggarakannya Juru Bicara World Tour karena di Kalimantan hanya di adakan di kota Balikpapan 😢😢. Dan pada akhirnya cuma bisa pasrah, karena mau ngeluh juga gak akan mengubah keadaan kan?. Tapi tiba-tiba waktu itu ingat ceramah * maafkan lupa namanya penceramahnya*. Beliau mengatakan, "kalo kita punya keinginan jangan ragu menyampaikannya pada Allah, entah seberapapun tidak memungkinkan karena bagi-Nya tidak ada yang tidak mungkin, entah seberapa mahal yang harus dibayar untuk mewujudkan keinginan yang kita  inginkan, karena kita memiliki Allah, tuhan yang maha kaya". Waktu itu sambil buka-buka foto Juru bicara world tour di ig bang Pandji, di hati sambil berdoa "ya Allah, suatu hari nanti tolong mudahkan buat nonton shownya bang Pandji". Dan percaya suatu hari pasti bisa nonton bang Pandji.

Beberapa saat setelah itu *masih buka ig* ada broadcast di alumni SMAMA tentang acara dari Net TV dan Bank Indonesia yaitu Goes to campus.Dan ternyata salah satu bintang tamunya bang Pandji 😢😢😢.. Tanpa mikir panjang akhirnya langsung daftarin diri buat ikut acara itu, walaupun hari selasa ada jadwal kuliah dan akhirnya gak ada temen berangkat dari Banjarbaru.  Dan sejak itu jadi percaya kekuatan doa dan percaya gak ada yang gak mungkin. Saat kita percaya terhadap mimpi kita maka kita akan bisa meraihnya. Saat kita berusaha mewujudkan mimpi yang kita punya, Allah selalu ada dan membuatnya menjadi lebih indah.

Dari semua rentetan acara kece Goes To Campus  yang diselenggarakan Net TV dan Bank Indonesia pertunjukan stand up comedy Pandji Pragiwaksono adalah satu hal yang paling saya tunggu. Namun, seperti melengkapi kebahagiaan saya entah kenapa acara hari ini juga membahas jurnalistik dan blog dua  bidang yang saya cintai, yang tentunya saya masih putih di dalamnya. Ibarat pengelana, saya adalah musafir yang ingin berkeliling dunia tanpa modal apa-apa, sulit.  Dan setelah mengikuti acara Goes To Campus rasanya saya bukan lagi musafir tanpa modal, melainkan pengelana yang mulaibmendapat pencerahan. Setelah mengikuti talk show jurnalistik saya jadi tahu beberapa hal tentang kejurnalistikan bahkan mengetahui cara menjadi Citizen Journalist yang merupakan salah satu program Net TV dan saya juga mengetahui kiat-kiat menjadi blogger setelah talk show dari mas Iskandar.

Dan akhir dari acara yang diselenggarakan Net TV dan Bank Indonesia di gedung Sultan Suriyansyah hari ini adalah pertunjukan memukau dari Rizky Febian. Penyanyi pendatang baru dengan lagu hitsnya "Kesempurnaan Cinta".😍


Sekian cerita saya,  terima kasih banyak tentunya buat Allah SWT, yang tentunya mengatur semua perpaduan acara ini menjadi lebih indah.  Buat mama yang selalu mendoakan. Buat teman-teman yang mendoakan biar sinta lancar ke bjmnya gak nyasar berhubung berangkat sendiri ke BJM untuk kedua kali (yang pertama waktu jalan santai P2B). Buat  kaka-kaka dari FISIP yang jadi temen sampai acara berakhir, jadi berasa gak pergi sendiri. Padahal baru kenal pas di antrean :D, semoga bisa ketemu lagi di lain waktu ya..

Rabu, 20 Juli 2016

Suka Duka Ngerjain Tugas Kelompok

Tugas kelompok?

Di beberapa jenjang pendidinkan pasti kita pernah mendapat tugas kelompok. Masih disekolah apalagi di kampus. Dan ini suka duka saya selama mengerjakan tugas kelompok.


Entah kenapa, tugas kelompok sering kali lebih melelahkan dari tugas individu, lelah pikiran, lelah fisik, sampai lelah hati 😂.

 Seneng banget kalo satu kelompok sama orang yang rajin, tanggung jawab dan bisa diandalkan. Meskipun dalam kelompok gak akan semua org kaya gitu. Dan sedihnya adalah kalo satu kelompok sama orang yang gak peduli sama sekali sama tugas, cuma nyerahin ke satu pihak tanpa peduli tugas itu selesainya bagaimana. Akhirnya cuma nanya kalo udah musim ngumpulin tugas, entengnya bilang "tugas ku memprint". Hellow ! 😂. Dan itu yang membuat saya sering membatin. Parahnya lagi kadang ada yang malah gak tahu mereka kelompok berapa. Nunggu dikasih tahu temen waktu mau maju persentasi. Dan dengan santainya ikut nimbrung waktu maju, tanpa tahu materi yang dibahas bahkan judulnya pun gak tahu. Rasanya mau teriak "anda siapaaaa? Anda kelompok berapa? Anda ngerjain apa? Anda numpang nama doang?". 


Disatu sisi pengen nilai tetap bagus, disisi lain bete juga karena yg lain gak peduli. Ujungnya nilai tetap sama hffft. Dalam kelompok seharusnya emang ada pemimpin yang bisa mengkordinir anggotanya. Tapi yaa sebaik apa pun pemimpin juga harus didukung sama anggota yg pengertian. Anggota yang gak peka ujungnya merepotkan, mugkin karena mereka merasa sederajat yaa jadi susah banget dimintai tolong buat nyelesain tugas. Tapi juga gak gerak buat ngajakin yang lain ngerjain tugas 😂.  Pasti selain saya juga ada beberapa dari kalian yang ngerasain ini. Apalagi kalo kita gak enakan buat nyuruh-nyuruh temen, ya iyalah emang kita siapa kita juga paham kita sama aja kaya mereka sekedar anggota kelompok jadi yaa maunya tuh paham-paham sendiri. Toh juga nilainya sama aja kan nanti?. 

But di kampus ada 2 kelompok favorit dari semua kelompok yg pernah saya dapat dalam ngerjain tugas. Yang pertama kelompok waktu ngerjain tugas media pembelajaran mata kuliah PKN. Menjadi salah satu yang saya favoritkan karena sebagian besar anggotanya gampang banget dikordinir ( tetep ada yg susah 😂 ), bahkan mereka yang semangat ngajakin ngerjain. Waktu itu kami beberapa kali ngerjain tugas sampai tengah malam bahkan akhirnya ngejar deathline. Uuu terharu berat deh kalo boleh diungkapin sama kerja kerasnya, dan hasilnya tugas kami diterima dengan baik sama dosennya 😁.

Kelompok kedua yang difavoritkan adalah kelompok tugas mata kuliah Filsafat Pendidikan, karena semua anggota kelompoknya peduli sama tugas. Sampai kita bisa persentasi dengan cukup sukses sih menurut saya hehehe.  Waktu itu juga ada moment yg bikin terharu, ceritanya bahan kelompok kita ditambahin sama dosen padahal waktu ngumpul tugasnya udah dekat. Akhirnya temen-temen yang udah pulkam ngetik lagi bahannya dari hasil foto bahan yang agak buram karena dari potokopian yg difoto lagi sama sinta biar bisa dikirim. 


Kalo pengalaman ngerjain tugas kelompok yang cukup bikin sakit hati sih ada juga. Yaa lebih sakit hati sama orangnya sih ceritanya. Waktu itu kita punya program bikin event, kita rapat siih. Tapi ada satu org yg kayanya gak peduli banget. Emang dari awal dia jaramg ngasih kontribusi sih. Taunya marah-marah kalo gak suka sama ide orang lain tanpa menawarkan solusinya. Udah gitu yg kerja orangnya itu-itu juga. Daan parahnya waktu itu satu orang yg semoga cepat disadarkan atas kesalahannya itu, ngebentak saya. Tahu sendiri kan Paling gak bisa dibentak, pasti mau bela diri dan bentak balik. Dan akhirnya orang itu seenaknya pulang duluan padahal rapat belum selesai. Akhirnya saya dan anggota yang lain sepakat rapat tanpa dia dan dia gak tahu sama sekali rencana kami. Cape soalnya rapat gak nemu keputusan karena protes satu orang yang gak ngasih solusi. Dan pada akhirnya saya mengikhlaskan kejadian itu. Mengambil pelajaran dari segala yang kami alami. Setidaknya kami tahu kalo kami harus lebih selektif mengajak orang lain satu kelompok. Dan juga akhirnya kami tahu siapa yang dapat dipertahaknkan dan siapa harus dihindari.

Yap sampai disitu aja yaa ceritanya tentang suka duka ngerjain tugas kelompok. Tulisan ini bukan maksud menyudutkan pihak tertentu, karena disana saya tidak menyebutkan nama siapa pun. Dan ini di tulis untuk berbagi pengalaman soal tugas kelompok. pesan saya buat kita semua termasuk diri saya pribadi berarti, kalo punya tugas kelompok jangan membebankan ke orang lain dan ingat sama tanggung jawab. Dengan begitu insyaa Allah temen kita gak akan menyesal pernah satu kelompok sama kita. 😊

Selasa, 05 Juli 2016

kue kacang bentuk cinta

"Kue kacang bentuk cinta ❤. Sering dikacangin padahal cinta? 😟 sabar yaa, semoga aja endingnya tetap manis kaya kuenya 😘." -kating-

Baiklah jadi sebenarnya pencetus kalimat itu bukan saya, tapi kaka tingkat saya di kampus. Ceritanya abis nambah wawasan dari stalking ig beliau dan ketemu satu caption yang menurut saya menarik hehehe *biasa kalo tertarik sama suatu hal kan emang diapresiasi*. Si kating kreatif juga yaa, dari kue kacang aja sampai bisa bikin filosopi gitu, mungkin karena kisah cinta beliau masih bertepuk sebelah tangan jadi liat apapun baper dan dapat inspirasi. yaa setidaknya ada hikmahnya kegalauan beliau, kita doakan saja yaa semoga endingnya beneran manis ☺


Btw kalimatnya sedikit saya ubah, maaf kaka ☺

Senin, 02 Mei 2016

sepi



Ketika sepi mengurungku dalam kehampaan
Rasanya aku tidak lebih dari seonggok daging dengan jiwa yang mati
Ingin rasanya aku berpindah pada hari yang lebih cerah
Tinggalkan kegelapan dengan rasa yang kelam ini

Entah berapa banyak mimpi yang terbengkalai
Bukan karena tak sempat diperjuangkan
Hanya saja memang tak dimulai untuk diraih

Ketika bunga-bunga cantik mulai bermekaran
Kenapa aku masih setia sebagai kuncup
Dalam hatiku juga inginkan mekar
Namun keadaan membuat bertahan

Sejuta penyesalan bertengger dihati
Bersarang beranak pinak

Namun aku mengerti
Tidak selamanya harus begini
Karena hari baru masih bisa dimulai
Selama harapan masih membuai

Segalanya masih pantas diperjuangkan
Aku harus beranjak membunuh sepi
Mencoba menghidupkan lagi mimpi-mimpi
Mewujudkannya menjadi nyata
Menjadikannya lebih indah dari bayangannya